SK Pengangkatan Kades Hamiruddin Dicabut

Massa aksi nampak berdialog dengan Bupati Wakatobi Haliana ditemani jajarannya membahas SK pembatalan Kades Lente,a Hamiruddin, pada Kamis 26 Januari 2023.

TEGAS.CO,. WAKATOBI – Bupati Wakatobi Haliana telah membatalkan SK pengangkatan Kepala Desa Lentea, Hamiruddin, yang sebelumnya telah diperintahkan oleh Pengadilan.

“Kami sudah laksanakan perintah Pengadilan,” kata Haliana saat bertemu dengan massa aksi, Kamis (26/01/2023).

Meskipun SK pencabutan itu telah ada ditangannya, namun orang nomor satu di Wakatobi itu tak mau tergesa-gesa memutuskan langkah berikutnya. Kendati ia masih ingin mengkaji SK tersebut.

“Bagaimana dengan proses selanjutnya, kami masih sementara mengkaji apa yang harus (kami) lakukan,” ucapnya.

Mendengar hal itu, Aspirator aksi, Ristal meminta Bupati Wakatobi Haliana agar mengumumkan SK pencabutan tersebut kepada media agar masyarakat mengetahui.

Tak hanya itu, Ristal juga menginginkan langkah bupati untuk segera menunjuk pelaksana tugas Kades agar tidak terjadi kekosongan pemimpin di desa.

“Kami minta bupati untuk konferensi pers soal SK pemberhentian dan pembatalan Hamiruddin selaku Kades Lente,a (mengatakan Hamiruddin) sudah tidak sah menjabat Kepala desa,” tukasnya.

Sementara Sumardin mengaku, kecewa sebab SK pembatalan Hamiruddin sebagai Kades tidak berguna. Ia mengatakan bahwa kenyataannya yang bersangkutan masih tetap menjabat Kades.

Menurut dia, mestinya Hamiruddin tidak lagi memegang jabatan Kades Lente,a pasca SK pencabutan itu diterbitkan oleh Pemda.

“Sistem pemerintahan seperti apa ini, masa sudah ada SK pemberhentian tapi Hamiruddin masih dibiarkan menjabat,” tegasnya

Terkait ini, Kabag Hukum Setda Baqri belum ingin memberikan komentar apa pun. Bahkan, dirinya mengamini penjelasan bupati.

“Kalau itu, saya belum bisa memberikan tanggapan karena sudah jelas apa yang dijelaskan pak Bupati bahwa akan di kaji kembali,” paparnya

Perlu diketahui, tahun 2021 lalu, Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) Kendari mengabulkan gugatan pemohon Juardin selaku penggugat. Juardin melayangkan gugatan ke Pengadilan Kendari dengan menggugat SK Bupati Wakatobi nomor 425/2021.

Gugatan itu, menyeret Bupati Wakatobi selaku tergugat dan Kades terpilih Lentea, Hamiruddin sebagai tergugat intervensi.

Dalam prosesnya, Juardin memenangkan gugatan tersebut, dengan hasil PTUN Kendari memutuskan untuk membatalkan SK Bupati Wakatobi.

Hal ini juga dikuatkan dengan putusan tingkat banding, yang diajukan oleh Bupati Wakatobi ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Kota Makassar. Yang menolak banding pihak Pemda Wakatobi.

Hasilnya, 7 November 2022, PTUN Kendari pun resmi mengeluarkan surat putusan eksekusi kepada Bupati Wakatobi.

“Menyatakan batal keputusan Bupati Wakatobi Nomor 425 tahun 2021 tentang pengesahan pengangkatan saudara Hamiruddin sebagai Kepala Desa Lentea Kecamatan Kaledupa Selatan Kabupaten Wakatobi periode 2021-2027,” demikian bunyi putusan PTUN Kendari