Terkait Porprov, Pemda Wakatobi “Ngotot” Ambil Alih Cabor

Terkait Porprov, Pemda Wakatobi "Ngotot" Ambil Alih Cabor
Kepala Bidang Olahraga, Wakatobi, Saleh Boy.

TEGAS.CO., WAKATOBI – Perseteruan Pemerintah daerah (Pemda) dan KONI Wakatobi hingga kini belum berujung. Terkini, Pemda ingin mengambil alih tugas KONI, untuk memfasilitasi sejumlah Cabor ke Porprov XIV di Baubau dan Buton.

Pemda Wakatobi pun bersikeras untuk melakukan pendampingan terhadap beberapa Cabor kendati diluar rekomendasi KONI kabupaten. Hal ini terlihat pada pergeseran pos dana hibah di Dispora dan dialihkan ke program pada usulan Perkada (Peraturan Kepala daerah).

Kepala Bidang Olahraga Dispora, Saleh Boy mengatakan Pemda Wakatobi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) berencana akan memberangkatkan 14 Cabor yang ikut dalam kejuaraan Pekan Olahraga tingkat Provinsi (Porprov) pada November ini.

Dalam hitung-hitungannya, ujarnya, Cabor yang akan diberangkatkan itu dapat menghabiskan anggaran 700 juta rupiah. Kendati dana ini semula merupakan dana hibah.

“Kami sudah diperintahkan oleh Bupati untuk mempersiapkan itu karena kami sebagai dinas teknisnya,” ucap Salih Boy pada media, Kamis (10/11/2022).

Ia mengklaim pengambil alihan tugas KONI tersebut tidak menyalahi aturan keolahragaan. Kata dia, Pemda memiliki tanggung jawab pada penyelengaraan pekan olahraga tersebut.

“Dalam aturan penyelenggaraan olahraga baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten atau Kota, penanggung jawabnya adalah pemerintah. Sedangkan, KONI hanya ditugaskan,” ucapnya.

Sebelumnya, Wakil ketua KONI kabupaten Wakatobi Muhammad Ali mengatakan KONI Wakatobi sebagai lembaga yang memiliki Cabor. Bahkan terlegitimasi oleh KONI provinsi Sultra, dan yang di undang dalam Porprov Sultra 2022 sebagai peserta telah siap.

“Tapi kok Pemda yang gila urusan,” terang Muhammad Ali yang juga sebagai Ketua fraksi Golkar DPRD Wakatobi.

Anehnya kata Ali, Dispora telah menempatkan diri sebagai lembaga yang mewadahi Pengurus Cabang olahraga (Cabor) di daerah. Seakan-akan mampu memfasilitasi sejumlah Cabor ke Porprov.

Lanjut ia menjelaskan hubungan KONI Wakatobi, yang merupakan organisasi mandiri, dan Pemda hanya lah sebatas penerima dan pemberi bantuan dana hibah kepada KONI.

“Lucu yang di undang (panitia Porprov) KONI Wakatobi yang ngotot mau berangkat dan urus Cabor Dispora. Eh… malah Pemda bicara soal sah organisasi atau tidak,” ketutnya.

REPORTER: RUSDIN

REDAKSI