Massa Minta DPRD Wakatobi Segera Bahas APBD-P

TEGAS.CO., WAKATOBI – Seruan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Wakatobi agar segera membahas dan menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah-Perubahan (APBD-P) 2022 disuarakan sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Forum Masyarakat Wakatobi Bersatu, Senin (19/9/2022).

Massa yang diikuti tukang ojek dan para petugas kebersihan itu meminta DPRD agar mengagendakan APBD-P untuk dibahas, demi kepentingan masyarakat, sebelum 30 September pekan ini.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Arifudin mengatakan saat ini DPRD tengah membahas APBD 2023. Sejuah ini, kata dia, pembahasnya telah masuk pada tahap rapat kerja bersama pemerintah daerah. Sampai saat ini belum selesai.

“Selanjutnya kami akan mengagendakan (pembahasan) APBD-P, tapi sampai hari ini secara kelembagaan kami belum ada bamus (Badan Musyawarah) untuk mengagendakan pembahasan APBD-P,” ucap ketua DPC PDI-P Wakatobi ini dihadapan massa aksi di gedung DPRD.

Sementara politisi Golkar Arman Alini memberi apresiasi pada massa aksi. Menurutnya, pembahasan APBD-P sebelum ditetapkan, terlebih dulu di agendakan melalui Bamus.

Ia menegaskan bahwa secara kelembagaan DPRD tidak menolak, menghambat atau pun menghalangi. Dia berujar, semua sesuai jadwalnya.

“Oleh karena itu, semua tahapan ini akan kami lalui dan APBD-P ini kami akan segera agendakan dalam waktu dekat,” ucap Sekretaris fraksi Golkar ini.

Namun, dia meminta pada unsur pimpinan agar segera melakukan rapat pembahasan jadwal dan segara mengelar rapat pimpinan untuk merumuskan jadwal pembahasan.

“Saya harapkan pada unsur pimpinan untuk segera lakukan rapat untuk menetapkan jadwal pembahasan,” pintanya.

Sebelumnya, massa aksi menegaskan bahwa batas waktu penetapan APBD-P di deadline hanya sampai 30 September pekan depan. Massa menilai, jika DPRD belum juga membahas APBD-P maka kasihan nasib para honorer dan tenaga kebersihan.

Sebab, kata Satriadi, didalam tubuh anggaran APBD-P itu ada gaji para petugas (magang), yang telah mengantungkan hidup untuk daerah.

“Dimana kepekaan para anggota DPRD kita saat ini. Kalian sebagai wakil rakyat tidak bisa memberikan harapan bagi masyarakat,” tukasnya.

Senada, Yaya mendesak DPRD untuk segara menetapkan APBD-P sebelum batas waktu yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Kami hadir disini untuk meminta komitmen DPRD untuk segara tetapkan APBD perubahan. Disitu ada nasib rakyat,” tegasnya.

Reporter: Rusdin

Publisher: Yusrif