Haliana Berang Dituding Bekingi Material Proyek Pelabuhan Wanci

TEGAS.CO., WAKATOBI – Tidak terima disebut membekingi material proyek pembangunan Pelabuhan Wanci, Bupati Wakatobi Haliana mengecam aspirasi massa Ampara Sultra saat menggelar aksi di depan Kantor Bupati, Senin (22/8/2022).

Orang nomor satu di Wakatobi itu berang mana kala salah seorang pengunjuk rasa menyuarakan keprihatinannya atas ketidakpedulian pemerintah daerah (Pemda) Wakatobi terhadap pembangunan proyek pelabuhan wanci (Pangulubelo) tanpa adanya pengawasan dari Pemda.

“Dimana pengawasan Pemda terhadap material pembangunan itu (proyek pelabuhan wanci), atau jangan-jangan, saya curiga, bupati yang membeking materialnya,” ucap Emen Lahuda.

Mendengar hal itu, Bupati Haliana bereaksi. Ia pun merapat ke massa aksi dengan dikawal ajudannya, beberapa polisi serta Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP). Di luar gerbang kantor bupati, dia menemui seorang orator aksi, Emen Lahuda.

Terjadi perdebatan antar dia dan orator aksi (Emen Lahuda). Pasangan duet Ilmiati Daud ini, mengingatkan agar sang orator tersebut tidak menyebarkan fitnah terhadap dirinya.

Haliana memberi ancaman kepada aktivis yang pernah mendukungnya itu, akan dilapor ke polisi bilamana tuduhan itu tanpa bukti.

“Sudah terlalu banyak fitnah mu. Kalau kamu punya bukti tunjukkan, tapi kalau kamu menuduh saya macam-macam kamu bisa buktikan,” tantang Haliana sambil menepuk pundak Emen.

Bupati Haliana dalam dialog dengan massa aksi Ampara Sultra di halaman kantor bupati, mengatakan bahwa Pemda tidak memiliki wewenang mengawasi proyek pembangunan pelabuhan tersebut.

Terlebih lagi, sambung dia, mempertanyakan asal muasal material yang digunakan oleh kontraktor proyek. Bahkan, izin pembangunannya pun bukan wewenang pemda.

“Pemda tidak memiliki wewenang. Jadi kalau material, pihak kontraktor yang datangkan. Tanyakan di Syahbandar,” ucapnya.

Mendengar jawaban tersebut, massa aksi dengan tegas meminta sikap dan langkah konkrit pemda dalam mendorong transparansi pembangunan di daerah.

“Kami tegaskan kembali, agar Pemda turun melakukan pengawasan,” tegasnya.

Reporter: Rusdin

Editor/ Publsiher: Yusrif