Pemda Wakatobi Tak Anggarkan Transportasi JCH

TEGAS.CO,. WAKATOBI – Jika tahun sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Wakatobi mengalokasikan dana transportasi bagi para Jamaah Calon Haji (JCH). Nampaknya, tahun ini tidak demikian.

JCH sebanyak 36 orang harus rela mengeluarkan Rp 6,3 juta perorang untuk ongkos transportasi mereka ke tempat asrama haji (Embarkasi) di Kota Makassar. Hal ini dibenarkan Kepala Kantor Kemenag Wakatobi, Muchtar.

“Ongkos biaya transportasi para jamaah haji keluar dari kantong pribadi masing-masing jemaah, disetorkan ke Kemenag,” ucapnya, Selasa (28/6/2022).

Biaya tersebut senilai Rp6,3 juta per jemaah, dengan total nilai Rp226,8 juta. Kendati demikian, ongkos transportasi jamaah tersebut di setor ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) melalui ketua rombongan haji.

Sementara, Kabag Kesra Wakatobi, La Ode Hadinari mengatakan, semula Pemda menganggarkan hal tersebut, tapi karena masih wabah COVID-19 sehingga anggaran tersebut digeser.

“Ada anggarannya tapi karena kondisi Covid bisa saja dialihkan ke program lain,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD, La Ode Nasrullah mengatakan, dalam forum rapat tahu lalu, DPRD telah mengingatkan Pemda untuk kembali menganggarkan dana transportasi jamaah haji.

Dia katakan, alasannya DPRD memberi masukkan tersebut ke pemda, mengingat wabah Covid-19 telah mengalami penurunan meski saat itu keberangkatan jamaah haji belum dipastikan oleh Kemenag.

“Kasian Calon Jamaah Haji kita harus mengeluarkan dana pribadi tambahan untuk biaya transportasi mereka,” ungkapnya.

Sejurus, Ketua komisi I DPRD Wakatobi Arman Alini menyayangkan hal tersebut. Menurutnya, biaya transportasi yang dibebankan kepada Pemda merupakan wujud hadirnya pemerintah guna memberi kemudahan bagi para jamaah di daerah.

“Kita sayangkan. Karena tidak dianggarkan oleh Pemda Wakatobi jamaah haji harus membayar sendiri untuk bisa berangkat,” katanya.

Sebelumnya, Salah satu media online, Bupati Wakatobi Haliana, mengatakan akan menanggung biaya tiket kapal JCH Pulang Pergi (PP) Wanci-Kendari.

Hal itu disampaikan Haliana dalam bimbingan manasik haji tingkat Kabupaten Wakatobi, yang diselenggarakan di aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Kecamatan Wangsel, Rabu (25/5/2022).

“CJH menggunakan kapal Wakatobi-Kendari saya jamin tiketnya. Dari saya, bukan Pemerintah Daerah (Pemda). Karena Pemda tidak menyiapkan anggarannya,” katanya.

Reporter: Rusdin