Kisruh Kapal Pelingkar: Nelayan Bakal Dibantu Rumpon

TEGAS.CO., WAKATOBI – Dinas Perikanan Wakatobi akan mencari jalan alternatif bagi nelayan ikan tuna guna mengatasi polemik kapal pelingkar. Langkah yang akan dilakukan dengan memberi bantuan berupa rumpon pada nelayan.

“Ini adalah rencanakan kami, untuk menimalisir kekisruhan yang terjadi selama ini, kebetulan juga anggarannya ada,” kata Plt Kepala Perikanan Wakatobi, Mulianto, Selasa (5/4/2022).

Dalam forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD itu, Mulianto mengungkapkan bahwa hal tersebut merupakan bentuk ‘intervensi’ pemerintah daerah (Pemda) bagi nelayan tuna.

“Nantinya itu untuk mereka, mereka yang jaga dan awasi sendiri, tujuannya untuk keperluan mereka,” ujarnya.

Ia mengatakan, sedangkan untuk kapal pelingkar, langkah yang akan dilakukan dengan cara bernegosiasi ke pemilik rumpon, dengan maksud agar rumpon tersebut dapat dipindahkan diarea yang telah ditentukan.

“Alternatif ini akan kami coba sosialisasi kepada nelayan-nelayan maupun kepada pemilik rumpon yang menjadi target kapal jaring. Kami akan tawarkan demikian,” katanya.

“Rencananya kami akan turun sosialisasi di bulan puasa ini,” tambah Mulianto.

Sebelumnya, Anggota DPRD Erniwati Rasyid mengatakan, aspirasi sejumlah nelayan tuna beberapa waktu lalu di gedung DPRD menginginkan agar Pemda hadir untuk mencari solusi.

Nelayan, kata Hj Erni -sapaan akrabnya, menghendaki agar mereka dapat diperhatikan oleh Pemda. Pasalnya, keberadaan kapal pelingkar telah berdampak bagi nelayan tuna. Seperti mereka kesulitan memperoleh umpan.

“Nelayan yang saya terima kemarin bukan menolak kapal pelingkar, tetapi mereka inginkan untuk diatur. Kalau bisa secepatnya carikan solusi sehingga nelayan-nelayan kita bisa hidup,” ucapnya.

Senada, politisi Golkar Muh Ali mengatakan aspirasi yang serupa juga diterimanya, dengan mendukung hadirnya kapal pelingkar. Secara ekonomi, kata Ali, mereka yang notabennya sebagai pemilik rumpon mengaku terbantu dengan hadirnya kapal penampung ikan tersebut.

“Mereka bilang bahwa dengan adanya kapal pelingkar itu, ikan di rumpon mereka memperoleh hasil yang banyak dan bisa menyekolahkan anak-anaknya sampai ke perguruan tinggi (kuliah),” ucapnya.

Reporter : Rusdin

Editor: Yusrif Aryansyah