Aneh! Tanda Tangan Sekda Wakatobi Stempel Sekprov

TEGAS.CO., WAKATOBI-Sekretaris daerah (Sekda) Wakatobi La Jumadin menuding ada pihak yang sengaja ingin merusak reputasinya lewat tanda tangannya dalam beberapa surat resmi dengan menggunakan cap stempel Sekretaris Provinsi (Sekprov).

“(Bukan hanya itu) semua surat yang saya tanda tangan dari seluruh OPD dan kecamatan terarsip di bundel dengan rapi, dan cap stempel sekretariat daerah,” ucap La Jumadin, pada Jum,at lalu.

Dia mengungkapkan, ia punya bukti bahwa hal itu “mainan” oknum yang tidak bertanggung jawab. Biasanya, surat yang sifatnya undangan atau sejenisnya di copy atau diperbanyak oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Mungkin mereka berpikir dengan cara itu akan membenturkan saya dengan pihak lain. Di situlah kesempatan mereka menzolimi saya,” ucapnya.

Ia mengatakan bahwa dua surat yang dimaksud itu merupakan hasil yang dibuat dari dua instansi OPD, bukan dari Sekretariat daerah.

“Kalau yang pertama itu dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan yang kedua dari Bappeda,” katanya.

Menurut dia, oknum tersebut telah diketahuinya. Ia berharap hal itu dihentikan dan disadari. Sebab akan membuat gaduh pada sistem kepegawaian daerah.

“Dua minggu, dua kali mereka berbuat begini dan mereka oknum tersebut sudah termonitor,” ucapnya.

Sebelumnya, dua surat itu muncul dengan tempo bulan yang sama, tanggal beda. Yakni, pertama, surat yang dikeluarkan oleh BPKAD soal pergeseran anggaran tertanggal 14 Februari lalu.

Kedua, surat undangan yang keluar tanggal 24 Februari 2022, oleh Bappeda terkait rapat Focus Group Discussion (FGD) pengembangan pariwisata Wakatobi. Hal ini mengundang perhatian di internal pegawai sipil lingkup Pemkab Wakatobi.

Reporter: Rusdin

Editor: Yusrif