Pemda Wakatobi Enggan Beri Anggaran untuk KONI

 

TEGAS.CO., WAKATOBI – Di tengah antensi masyarakat Wakatobi terhadap KONI soal pengembangan atlet olahraga, nyatanya berbanding terbalik dengan respon pemerintah daerah.

Pemda Wakatobi, yang dipimpin Bupati Haliana, enggan untuk menyalurkan anggaran hibah ke KONI tahun 2021 lalu. Konon, Bupati Haliana juga tak merestui pencairan untuk disalurkan ke KONI dibawah nahkoda Hamiruddin.

Ketua KONI Wakatobi Hamiruddin, mengatakan meski demikian, perhatian KONI untuk mengembangkan potensi Olahraga disetiap cabang olahraga (Cabor) sangat begitu besar.

“Meski tidak ada dukungan anggaran dari Pemda Wakatobi namun Olahraga kita, Wakatobi, harus tetap maju,” ucapnya saat menghadiri turnamen King Cup I, di Tomia, Senin (24/01/2022).

Ia mengakui bahwa tanpa dukungan anggaran, pembinaan dan pelatihan atlet akan berat. Namun hal itu, kata dia, tidak akan menyurutkan semangat bagi KONI dalam mengelorakan olahraga di masyarakat.

“Jangan hanya gara-gara Pemda tidak beri dana olahraga, kita (KONI) harus menyerahkan dan pasrah. Masih ada jalan lain agar kita tetap membina dan melatih anak-anak kita untuk tetap berprestasi,” katanya.

Ia tidak mengetahui pasti alasan Pemda. Namun, jika yang dipermasalahkan pada keabsahan pengurusan KONI dibawah kepimpinannya itu, sejatinya telah dikonsultasikan ke pengurus KONI pusat dan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

“Semua tidak ada masalah,” ucapnya.

Hamiruddin pada kesempatan itu pula kembali menyeruhkan semangat pada atlit sepak bola futsal King Cup I, agar memberikan hasil terbaik.

Tak lupa pula, dirinya selaku Ketua KONI menghaturkan rasa terima kasih pada pihak yang ikut berpartisipasi dan mensponsori kegiatan tersebut. Seperti, Bank Sultra, Arta group, Laroka Manajemen, dan Al Sudais.

“Turnamen futsal ini diikuti 26 club futsal. Bahkan ada club dari pulau Wangi-wangi yang ikut pada iven kegiatan ini,” tukasnya.

Penggagas turnamen King Cup I sekaligus Ketua komisi I DPRD, Arman Alini menuturkan mestinya kegiatan semacam ini harus di dorong oleh Pemda Wakatobi. Sebab, lewat turnamen semacam ini, nantinya akan menciptakan atlit-atlit baru ditingkat sepak bola daerah.

“Kita harapkan lewat panggung (pertandingan) ini akan mencetak para atlit. Dapat melahirkan generasi muda yang bisa kita handalkan dan banggakan,” tandasnya.

Reporter: Rusdin

Editor: Yusrif