Vaksinasi Anak di Wakatobi Diberi Target 11.656 Jiwa

TEGAS.CO., WAKATOBI – Kementerian Kesehatan RI memberi amanah kepada Pemerintah kabupaten Wakatobi untuk melaksanakan program vaksinasi COVID-19 usia 6 sampai 11 tahun. Dengan target sebanyak 11.656 jiwa/orang anak.

“Khusus dari 17 kabupaten dan kota di Sultra baru empat kabupaten yang diberi amanah oleh Menkes RI untuk melaksanakan vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun, selain Kabupaten Wakatobi, ada pula Kabupaten Buton Utara, Kolaka dan Konawe Kepulauan,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wakatobi Musliaddin, Senin (17/1/2022).

Musliaddin menuturkan, pemberian vaksinasi pada anak usia 6 sampai 11 tahun itu merujuk pada surat keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07 Menkes/6688/2021 tanggal 14 Desember 2021 lalu. Oleh karena itu, pemerintah pusat mengamanahkan kepada Pemkab Wakatobi untuk melaksanakan program vaksinasi pada anak.

“Tanggal 10 Januari 2022 kemarin tim vaksinitator yang tergabung dari petugas puskesmas, aparat POLRI/TNI sudah mulai, tentu sasarannya di sekolah-sekolah dasar. Karena diusia tersebut merupakan usia sekolah dasar,” tuturnya.

Kembali dia menuturkan, untuk mencapai target yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui Menkes RI kepada Pemerintah Wakatobi, tim vaksinitator sebelumnya melakukan pendekatan edukasi kepada sasaran vaksin, termaksud orang tua anak.

“Sebelum tim melakukan vaksin pada anak, terlebih dulu tim memberi penjelasan kepada mereka (orang tua anak) bahwa tujuan vaksin COVID-19 ini untuk kekebalan tubuh untuk anak-anak yang rentan dengan virus berbahaya,” ujarnya.

Kendati, ditengah keraguan masyarakat terhadap program pemerintah itu, dirinya meyakini target tersebut bakal bisa tercapai. Bahkan, respon orang tua anak pun mendukung.

“Tentu selain amanah ini kami laksanakan dan direalisasi sesuai dengan pemberian target tadi, juga terpenting adalah kesehatan bagi anak-anak yang akan divaksin supaya ketahanan tubuh mereka bisa aman dari virus COVID-19” ungkapnya.

Lanjut Musliaddin mengatakan, pemberian vaksin merupakan upaya pemerintah untuk melindungi masyarakatnya dari penyebaran virus Corona. Dengan tujuan menambah imunitas tubuh pada seseorang.

“Namun bukan berarti bahwa virus Corona tidak akan “menyerang” kita. Tetap ada. Hanya saja, jika sudah divaksin maka virus tadi tidak lagi bahaya, dan sebaliknya, berbeda pada seseorang yang belum divaksin,” jelasnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, untuk jenis vaksin yang dianjurkan kepada anak-anak usia sekolah dasar itu saaat ini ialah jenis sinovac. Berbeda, dengan usia 12 tahun keatas, sudah berbagai jenis vaksin.

“Kita pun berharap program ini dapat berjalan dengan baik. Utamanya dapat melindungi kita semua dari bahaya virus COVID-19,” harapnya.

Reporter: Rusdin

Editor: Yusrif