PDAM Wakatobi Kembali Butuh Suntikan Dana

TEGAS.CO., WAKATOBI – Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Wakatobi kembali mengajukan usulan dana APBD guna memenuhi sarana dan fasilitas pelayanan air bersih di masyarakat.

Hal ini terlihat dalam agenda pembahasan Ranperda inisiatif Pemerintah terkait perubahan Peraturan daerah (Perda) nomor 3 tahun 20218 tentang Penyertaan Modal bagi Perusahan Daerah Air Minum.

“Maka Pemkab Wakatobi memberikan penambahan penyertaan modal dalam bentuk uang dan barang pada PDAM mulai tahun anggaran 2022 sebesar Rp 27 milyar,” tutur Sekda Wakatobi La Jumadin saat menyampaikan pidato penjelasan bupati Wakatobi dalam rapat paripurna DPRD, Jum,at (15/10/2021).

Ia menjelaskan, sampai dengan 2021, besaran dana modal Pemkab Wakatobi yang sudah digelontorkan ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu yakni Rp 98 milyar. Secara tidak langsung, kata dia, penyertaan modal tersebut akan memberi nilai tambah pada perusahan daerah tersebut.

“Sehingga total penyertaan modal pemerintah dalam bentuk uang dan barang pada PDAM yang akan ditetapkan dalam rancangan Peraturan Daerah ini adalah Rp 125 milyar lebih,” jelasnya.

Lanjut dia mengatakan, hal itu sesuai dengan tujuan otonomi, guna meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah maka diperlukan upaya untuk mendorong sumber pendapatan daerah salah satunya melalui penyertaan modal pada badan usaha milik pemerintah.

“Terkait jumlah penambahan penyertaan modal dalam bentuk uang yang telah melebihi ketentuan Perda Nomor 3 tahun 2018 butuh persetujuan DPRD. Hal ini sesuai dengan peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 tahun 2016,” pungkasnya.

Reporter: Rusdin

Editor : Yusrif